Ikasma3bdg bersama beberapa Ikatan alumni SMA se-Bandung Raya menyatakan dukungan kepada @ika.smansa.bdg dalam aksi solidaritas #SaveSmansaBandung Minggu, 4 Mei 2025 bertempat di halaman @smansabandung. Jumat 18 April 2025, Pemprov Jawa Barat (Jabar) secara mengejutkan kalah dalam gugatan sengketa lahan SMAN 1 Bandung di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung. Hal ini menggerakkan para alumni smansa yang awalnya dimotori alumni smansa 96 & didukung komunitas @96ersbandung untuk melakukan aksi simpatik sebagai bagian dukungan untuk smansa bandung.

Dalam acara tersebut, Ketua Harian Ikasma3bdg kang @gungunsaptari 398 dipercaya menjadi orator aksi mewakili ikatan alumni-alumni SMA se Bandung raya yang hadir. Kang Gun Gun menyampaikan bahwa perjuangan #SaveSmansaBandung bukan sekedar perjuangan menyelamatkan aset, tapi lebih dari itu adalah perjuangan menjaga martabat pendidikan & martabat hukum. Turut hadir dari alumni 3 kang @riki.faldi ketua @three.basketeers sekaligus anggota komite @96ersbandung.

Semoga perjuangan #savesmansabandung bisa dimenangkan. Panjang umur perjuangan.

#savessmansabandung #ikasma3bdg #characterismore


KoranMandala.com – IKASMA 3 (Ikatan Alumni SMA Negeri 3) Bandung sebagai perkumpulan yang mewadahi alumni lintas generasi baru saja menyelesaikan proses pergantian kepemimpinan melalui Musyawarah Perwakilan Angkatan (MPA) 2025. MPA 2025 ini dilangsungkan di Balai Pertemuan Bumi Sangkuriang, Jl.Kiputih Bandung, Sabtu 22 Februari 2025.

SMA Negeri 3, salah satu sekolah yang telah berdiri sejak jaman kolonial dan berlokasi di Jalan Belitung No.8 Bandung, sejak dulu memang menjadi idaman sebagai tempat untuk mengenyam pendidikan setingkat SMA. Beberapa pemimpin negeri, ilmuwan tingkat dunia bahkan Walikota Bandung saat ini, Muhammad Farhan (3-88), pernah duduk sebagai siswa di kampus dengan motto Knowledge is Power but Character is More ini.

 

Jalannya Musyawarah

Halaman Bumi Sangkuriang yang terkenal asri, pada Sabtu pagi itu dipenuhi berbagai spanduk kegiatan MPA 2025 dengan nada dukungan terhadap pentingnya menjaga keguyuban diantara sesama alumni. Cahyadi (3-94), ketua Organizing Committee MPA 2025 menyampaikan bahwa agenda utama kegiatan adalah pemilihan ketua umum IKASMA 3 periode 2025-2029 yang melibatkan delegasi dari 57 angkatan. Tercatat, delegasi angkatan 1953 merupakan alumni paling senior, sementara angkatan 2024 merupakan peserta MPA yang termuda.

Setiap angkatan diwakili oleh 3 orang delegasi, namun sesaat sebelum acara dimulai ternyata 102 orang telah hadir sebagai perwakilan resmi sehingga kuorum tercapai dan musyawarah dapat diselenggarakan.

Terkait penjaringan bakal calon ketua umum, Cahyadi menuturkan bahwa “Sampai batas akhir pendaftaran pada tanggal 14 Februari 2025 lalu, 2 kandidat telah mendaftarkan diri. Keduanya yaitu Widdi Aswindi dari angkatan 1994 dan Gungun Saptari angkatan 1998″.

Jalannya babak ke-1 MPA 2025 dipimpin 3 orang anggota steering committee yang juga berperan sebagai pimpinan sidang sementara, yaitu Ugan Gandar (3-76), Danny Dangkua (3-93) dan Aron Nababan (3-00). Kang Ugan, salah satu dokter gigi senior terlihat sangat piawai saat memimpin sidang sehingga proses demokrasi 4 tahunan ini berjalan cukup akomodatif, lancar dan tidak bertele-tele. Alhasil, sebelum istirahat makan siang, semua peserta musyawarah sudah dapat menyepakati aturan mengenai proses pemilihan ketua umum.

Pertanggungjawaban BP IKASMA 3 Periode 2020-2024

Babak ke-2 sidang yang dimulai seusai istirahat diawali dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Badan Pengurus IKASMA 3 Periode 2020-2024 yang diperpanjang sampai 22 Februari 2025.

Tito Satya Rinaldi, ketum IKASMA 3 2020-2024

Satya Rinaldi (3-93), yang akrab disapa Tito, ketua umum periode 2020-2024 menyampaikan 4 hal utama dalam pidatonya, yaitu capaian, tantangan, evaluasi menyeluruh serta usulan untuk calon ketua umum periode berikutnya. Kepengurusan periode Tito mendapatkan apresiasi dari peserta MPA 2025, terutama terkait dengan keberadaan dana abadi IKASMA 3. Saat mulai menjalankan amanah sebagai pengurus di tahun 2020 silam, Tito berbekal kas organisasi sebesar Rp.27 jutaan. Namun diakhir kepengurusannya, kas organisasi berhasil menembus angka Rp.1,097 miliar. Masih menurut Tito, “Capaian terbesar selama kepengurusannya bukan terkait program namun bertambahnya saudara yang bahu-membahu membangun IKASMA 3“.

Laporan pertanggungjawaban pengurus 2020-2024 sebagaimana dilanjutkan sampai 22 Februari 2025 dapat diterima secara bulat oleh peserta sidang. Menanggapi hal ini, Tito hanya berujar “Maaf dan Terima kasih” sambil meneteskan air mata tanda keharuan yang mendalam. Menanggapi selesainya kepengurusan Tito, salah seorang alumni angkatan 1993, Yogi Ahmad Erlangga menuliskan “Nuhun kang Tito. Mugia janten catetan kebaikan di dunya sareng di akhirat“, yang kurang lebih memiliki makna terima kasih dan semoga menjadi catatan kebaikan di dunia dan di akhirat.

Pemilihan Ketua Umum

Agenda selanjutnya yang juga merupakan puncak kegiatan, yakni pemilihan ketua umum periode 2025-2029. Pimpinan sidang memberikan kesempatan kedua orang kandidat untuk menyampaikan visi, misi dan program kerja masing-masing di hadapan peserta sidang.

Widdi dan Program Filantropi

Widdi Aswindi yang mendapatkan kesempatan pertama menyampaikan beberapa hal, termasuk diantaranya ia menjanjikan untuk membuat IKASMA 3 sebagai medium dan ruang bersama untuk melakukan aktivitas sebagai alumni. Selanjutnya Widdi mengajak untuk membangun budaya filantropis yang dikelola dengan baik, trusted serta dapat diaudit.

Widdi Aswindi Ketua Umum IKASMA 3 Bandung 2025-2029 (foto: koranmandala)

Masih menurut Widdi, IKASMA 3 harus dapat menjelma menjadi saluran dari rumah besar yang dapat mengakomodir berbagai komunitas d idalam organisasi.

Gungun dan Program Aset Produktif

Menurut Gungun, IKASMA 3 merupakan rumah besar bagi keluarga alumni SMA 3 Bandung yang membahagiakan dan memberdayakan untuk alumni, almamater dan Indonesia. Selanjutnya, Gungun mengingatkan pentingnya konsep 3 C yaitu: Connecting the dots, Collaborations dan Contributions. Terkait dana abadi, Gungun mengusulkan untuk membangun endowment fund sebagai aset produktif yang manfaatnya akan kembali kepada perkumpulan.

IKASMA 3 – Gungun Saptari

 

Tanggapan Peserta Sidang

Selesai penyampaian visi dan misi dari kedua kandidat, banyak peserta sidang yang menyarankan agar sidang mengambil mekanisme musyawarah mufakat dan menghindarkan voting untuk pemilihan ketua umum. Hal ini didasarkan pada alasan bahwa baik Kang Widdi maupun Kang Gungun dianggap memiliki nilai, potensi serta keunggulan yang harus dimanfaatkan untuk kebaikan perkumpulan. Teh Yeti Suciati (3-66) berujar “Kita susah memilih karena dua-duanya sangat potensial” oleh karena itu ia menyarankan agar kedua kandidat mengambil langkah musyawarah untuk mufakat demi kebaikan IKASMA 3. Sidang pun diskors untuk kesekian kali agar kedua kandidat yang didampingi 1 orang tim suksesnya dapat bermusyawarah mengambil keputusan terbaik sebagaimana disuarakan oleh peserta sidang.

Guyub dan Manifestasi Character is More

Widdi yang didampingi Hari Budiarto (3-93/94) dan Gungun yang didampingi Herlas Juniar (3-98) memanfaatkan kesempatan bermusyawarah yang ditentukan sidang. Seusai kedua kandidat dan perwakilan tim suksesnya bermusyawarah, Gungun Saptari naik podium untuk menyampaikan hasil.

Hari Budiarto (Nday), Widdi Aswindi, Gungun Saptari dan Herlas Juniar seusai musyawarah (foto: koranmandala)

Pada dasarnya kedua kandidat sepakat untuk bergabung dan saling melengkapi untuk IKASMA 3 Bandung. Mereka juga sepakat untuk mewujudkan semua aspirasi yang telah mereka dapatkan selama perjalanan menuju MPA 2025 ini. Agar kesepakatan yang tercapai dapat sejalan dengan regulasi, keduanya sepakat untuk memilih skema kepemimpinan ketua umum dan ketua harian.

Gungun sampaikan, “Untuk mendapatkan hasil yang baik, kadang kita tidak harus selalu menggunakan logika hitung-hitungan, kita perlu kembali menggunakan hati dan rasa, lalu mengingat motto penting yang selama ini menjadi pedoman yaitu Knowledge is Power but Character is More”. Pada akhirnya ada 1 nilai yang disepakati bersama baik oleh Kang Gungun maupun Kang Widdi, yaitu “Kita perlu menghormati yang lebih senior”, ungkap Gungun.

“Dengan mengucap Bismillah, kami memutuskan saya (Gungun) sebagai ketua harian dan Kang Widdi sebagai ketua umum”, tutup Gungun saat mengakhiri pidato penyampaian hasil musyawarah antara kedua kandidat. Selanjutnya, Widdi Aswindi selaku ketua umum menyampaikan susunan awal Badan Pengurus IKASMA 3 Periode 2025-2029 yaitu:

  • Ketua Umum: Widdi Aswindi (3-94)
  • Ketua Harian: Gun Gun Saptari Hidayat (3-98)
  • Ketua Reuni Akbar: Hari Budiarto (Nday) (3-93/94)
  • Ketua Satgas Lapangan Bali: Herlas Juniar (3-98)
  • Team pembangunan Klinik Alumni: Ugan Gandar (3-76) & Tendy (3-86)

Anggota Komisi I DPR RI yang juga alumni SMAN 3 Bandung hadir pada acara donor darah yang diselenggarakan IKASMA 3 Bandung 5/202POSCYBER–Bandung — Ikatan Alumni SMAN 3 Bandung kembali gelar acara donor darah yang ke 6 kalinya. Acara ini merupakan agenda rutin kepengurusan IKASMA 3 BANDUNG periode 2019-2024. Tema yang diusung adalah “give blood, save lives“. Acara yang diselenggarakan pada  Ahad, 5 Februari 2023 di SMAN 3 Bandung ini juga turut dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi I M. Farhan.

M. Farhan hadir dalam kapasitasnya sebagai alumni SMAN 3 Bandung dan ingin mensupport acara ini secara langsung.

“Saya hadir sebagai alumni SMAN 3 angkatan 88, tiap acara donor darah IKASMA 3 Saya mengupayakan selalu hadir. Selain memiliki nilai sosial tinggi, acara seperti ini juga mempererat silaturahmi dan kekompakan Alumni lintas angkatan.

Ketua IKASMA 3 BANDUNG ikut mendonorkan darahnya

Hal tersebut diamini oleh ketua Umum IKATAN ALUMNI SMAN 3 BANDUNG (IKASMA3BDG) Kang Satya Reynaldi atau akrab dipanggil kang Tito. “Antusiasme nya cukup tinggi, dan dengan acara seperti ini kita bisa mempertemukan alumni dengan rentang angkatan yang cukup jauh. Dari angkatan 70-an sampai 2010 semua bisa silaturahmi lewat acara ini” ujarnya

Ketua panitia acara Donor Darah IKASMA 3 BANDUNG, kang Arya menargetkan bisa memgumpulkan 60 labu darah dalam kegiatan ini. Seluruh proses kami melibatkan alumni, dan didukung penuh tim PMI kota Bandung, ujarnya. Selain itu panitia juga menyediakan general check up gratis dengan metode plasma magnetik secara cuma-cuma bekerjasama dengan Tianshi Indonesia.

KOMPAS.com – Ikatan Alumni SMA (Ikasma) Negeri 3 Bandung menyelenggarakan turnamen golf bertajuk “Swing for Fund” di Lapangan Golf Damai Indah, Pantai Indah Kapuk, Minggu (4/12/2022). Tujuan dari diselenggarakannya turnamen golf tersebut adalah untuk penghimpunan dana abadi. Turnamen golf tersebut melibatkan 142 peserta dan berlangsung sukses, secara penyelenggaraan maupun dari penghimpunan dana abadi yang menjadi tujuan utama acara. Ikasma 3 Bandung berhasil mengumpulkan dana Rp 1,5 miliar yang sebagian besar akan dialokasikan untuk program inisiasi dana abadi yayasan tersebut.

Cuaca Jadi Tantangan Sekretaris Pelaksana Swing for Fund, Arya Anandika, memberikan ucapan terima kasih kepada para pihak yang telah bekerja sama demi keberhasilan turnamen golf tersebut. “Saya berterima kasih kepada para sponsor dan donatur yang telah berpartisipasi sehingga acara ini bisa terselenggara dan Ikasma 3 Bandung berhasil melakukan inisiasi dana abadi sesuai target,” kata Arya Anandika. SMA Negeri 3 Bandung merupakan salah satu sekolah unggulan di Indonesia. Alumni dari sekolah tersebut saat ini sudah banyak mengisi posisi strategis di pemerintahan, BUMN, maupun swasta. Keterlibatan alumni SMA Negeri 3 Bandung tersebut yang menjadi kunci terselenggaranya turnamen. Beberapa sponsor di acara tersebut merupakan perusahaan yang dipimpin oleh alumnus SMA 3 Bandung. Salah satu sponsor yang dipimpin oleh alumnus SMA 3 Bandung pada acara itu adalah MyPertamina.

PT Pertamina Patra Niaga sebagai sub-holding commercial & trading Pertamina dan melalui aplikasi MyPertamina, ikut berkontribusi menjadi sponsor turnamen tersebut. Vice President (VP) Trading & Other Business, Maya Kusmaya, juga memberikan apresiasi kepada PT Pertamina Patra Niaga yang selalu mendukung acara dari SMA 3 Bandung. “Patra Niaga selalu mendukung terselenggaranya event-event positif yang membawa semangat terbarukan seperti halnya turnamen olahraga,” kata Maya Kusmaya.  “Apalagi, event tersebut dapat membawa semangat kebersamaan dan berbagi untuk aktivitas sosial dan pengembangan masyarakat menjadi lebih baik,” tutur alumni SMA Negeri 3 Bandung lulusan 1998 tersebut. Berbicara untuk ke depannya, Swing for Fund ini direncanakan akan menjadi event tahunan Ikasma 3 Bandung. Dengan adanya ajang seperti itu, diharapkan akan menjadi ajang silaturahmi alumni sekaligus pengumpulan dana abadi.